Selasa, 21 Mei 2013

Tugas 4


Paragraf Analogi

Berbagai macam perangkat lunak untuk membantu seorang database enginer dapat pula membuat seorang database engineer menjadi bingung. Bukan bingung dalam menggunakan berbagaimacam perangkat tersebut tetapi dalam suatu sistem akan lebih baik jika hanya menggunakan satu perangkat database etapi seorang engineer dituntut untuk dapat menguasai sebagian besar perangkat perangkat untuk mengolah basis data. Hal ini sama seperti jika seseorang mendaki gunung dengan berbagai macam tas, padahal cukup dengan satu tas untuk membawa semua keperluannya bahkan hanya akan menyusahkan pendaki itu saja.


Paragraf Generalisasi

Dalam membuat sebuah program maupun sistem  kita membutuhkan berbagai macam sumber daya seperti kemampuan, perangkat keras maupun perangkat lunak yang mendukung pekerjaan nantinya. Dalam pembuatan suatu program maupun sistem tanpa ada suatu kemampuan maka akan sangat sulit sekali dalam membangun sistem tersebut. Bahkan dengan adanya perangkat lunak dan perangkat keras yang sangat mendukung dan mutakhir sekalipun tidak akan berguna nantinya tanpa kemampuan yang memadai. Dalam hal ini sumber daya kemampuan merupakan hal paling penting dalam membangun sebuah sistem.



Paragraf sebab akibat

Di dalam proses diagram DFD seorang designer harus dapat membuat struktur yang baik dan ringkas. Diagram DFD merupakan asuatu diagram alur data yang berisikan proses, interface serta data store dalam sebuah sistem. Jika struktur DFD tidak disusun dengan baik maka akan menyebabkan error seperti black hole



Paragraf sebab akibat

Di dalam proses diagram DFD seorang designer harus dapat membuat struktur yang baik dan ringkas. Diagram DFD merupakan asuatu diagram alur data yang berisikan proses, interface serta data store dalam sebuah sistem. Jika struktur DFD tidak disusun dengan baik maka akan menyebabkan error seperti black hole.

Paragraf Generalisasi

Dalam membuat sebuah program maupun sistem  kita membutuhkan berbagai macam sumber daya seperti kemampuan, perangkat keras maupun perangkat lunak yang mendukung pekerjaan nantinya. Dalam pembuatan suatu program maupun sistem tanpa ada suatu kemampuan maka akan sangat sulit sekali dalam membangun sistem tersebut. Bahkan dengan adanya perangkat lunak dan perangkat keras yang sangat mendukung dan mutakhir sekalipun tidak akan berguna nantinya tanpa kemampuan yang memadai. Dalam hal ini sumber daya kemampuan merupakan hal paling penting dalam membangun sebuah sistem.

Senin, 06 Mei 2013

Analisa Dee- Jembatan Zaman


Jembatan zaman

Bertambahnya usia bukan berarti kita paham segalanya, pohon besar tumbuh mendekat langit dan menjauhi tanah. Ia merasa telah melihat segalanya dari ketinggiannya. Namun masih ingatkah ia dengan sepetak tanah waktu masih kerdil dulu? Masih pahamkah ia akan semesta kecil ketika semut serdadu bagikan kereta raksasa dan tetesan embun seolah bola kaca dari surga, tatkala ia tak peduli akan pola awan di langit dan tak kenal tiang listrik.
Waktu kecil dulu, kupu-kupu masih sering hinggap di pucuknya. Kini burung besar bahkan bersangkar di ketiaknya. Kawanan kelelawar menggantungi buahnya. Namun jangan sekali-kali ia merendahkan kupu-kupu yang hanya mengeliat di tapaknya, karena mendengar bahasanya pun ia tak mampu lagi.
Setiap jenjang memiliki dunia sendiri, yang selalu dilupakan ketika umur bertambah tinggi. Tak bisa kembali ke kacamata yang sama bukan berarti kita lebih mengerti dari yang semula. Rambut putih tak menjadikan kita manusia yang segala tahu.
Dapatkah kita kembali mengerti apa yang ditertawakan bocah kecil atau yang di gejolakkan anak belasan tahun seiring dengan kecepatan zaman yang melesat meninggalkan? Karena kita tumbuh keatas tapi masih dalam petak yang sama. Akar kita tumbuh ke dalam dan tak jauh ke samping. Selalu tercipta kutub-kutub pemahaman yang tak akan bertemu kalau tidak dijembatani.
Jembatan yang rendah hati bukan kesombongan diri.

Analisa:
Tulisan diatas memiliki bahasa yang sederhana, majas yang tidak begitu sulit untuk diartikan pembaca. Prosa tersebut mengisahkan sebuah perjalanan hidup yang selalu tumbuh menua. Dalam prosesnya semua berubah, dan tidak semua yang menua akan mengerti arti dari kehidupan.

Analisa Dee- Kunci Hati


Kunci hati
Dalam raga ada hati, dan dalam hati ada satu ruang tak bernama. Ditanganmu tergenggam kunci pintunya. ruang itu mungil, isinya lebih halus dari serat sutera. Berkata-kata dengan bahasa yang hanya dipahami oleh nurani.
Begitu lemahnya ia berbisik, sampai kadang-kadang engkau tak terusik. Hanya kehadirannya yang terus terasa, dan bila ada apa-apa dengannya, duniamu runtuh bagai pelangi meluruh usai gerimis. Tahukah engkau bahwa cinta yang tersesat adalah pembuta dunia? Sinarnya menyilaukan hingga engkau terperangkap, dan hatimu menjadi sasaran sekalinya engkau tersekap. Banyak garis batas memuai begitu engkau terbuai, dan dalam puja engkau sedia serahkan segalanya. Kunci kecil itu kau anggap pemberian paling berharga.
Satu garis jangan sampai engkau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya. Di ruang kecil itu ada teras untuk tamu. Hanya engkau yang berhak ada di dalam inti hatimu sendiri.

Analisa:
Menggunakan majas dan kosa kata yang sulit untuk dipahami pembaca walau menggunakan bahasa yang sederhana. Sang penulis ingu=n menyampaikan dalam prosa nya bahwa di dalam hati setiap orang baiknya hanya diisi oleh orang tersebut dan tidak lah diisi dengan berbagai macam hal yang memberatkan hidup.

analisa Dee-salju Gurun


Salju gurun

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau di tengah himpitan sesamamu, tak ada yang tahu jika kau melayang hilang.
Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tidak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.
Di lansekap gurun yang maha luas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri, burung yang tinggi akan melihat kembaranmu disana-sini.
Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju yang abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus akan terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak 2 inci.
Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau…..berbeda.

Analisa:
Kata kata yang digunakan termasuk sederhana tetapi memilihi arti yang luas.tulisan di atas memiliki arti bahwa dalam hidup haruslah memiliki visi yang berbeda dari yang lain, melawan arus kehidupan untuk dapat dihargai dan dikenang dalam lingkungan kehidupannya.

Andrea Hirata-


Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan. Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup!

Analisa:
Dalam tulisan diatas majas tidak begitu sulit untuk diartikan para pembaca, bahasa yang digunakan juga universal. Memiliki arti yag dalam dari setiap kata katanya. Sang penulis menggambarkan betapa inginnya dia hidup dalam tantangan, semua tantangan dalam hidup.
Andrea Hirata - Edensor

gie 4


Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku

bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra

tapi aku ingin mati di sisimu sayangku
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu

mari, sini sayangku
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku
tegakklah ke langit atau awan mendung
kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa”

(Catatan Seorang Demonstran, Selasa, 11 November 1969)


Analisa:

Bahasa yang digunakan begiu mudah dipahami, dengan sedikitnya majas yang digunakan membuat pembaca dapat mudah memahami tulisan tersebut. Tulisan tersebut memiliki kesan yang mendalam, yang memiliki arti bahwa penulis tidak peduli apa yang dilakukan orang lain diluar sana yang dia pedulikan hanya tentang kehidupan sang penulis.

sumber: gispala blog 

gie 3


PESAN

Hari ini aku lihat kembali
Wajah-wajah halus yang keras
Yang berbicara tentang kemerdekaaan
Dan demokrasi
Dan bercita-cita
Menggulingkan tiran

Aku mengenali mereka
yang tanpa tentara
mau berperang melawan diktator
dan yang tanpa uang
mau memberantas korupsi

Kawan-kawan
Kuberikan padamu cintaku
Dan maukah kau berjabat tangan
Selalu dalam hidup ini?

Harian Sinar Harapan 18 Agustus 1973

Analisa:

Sang penulis menggambarkan sebuah perjuangan mahasiswa dalam menggulingkan suatu kekuasaan yang kotor. Dalam puisi diatas dapat dipahami bahwa penulis merupakan bagian dari cerita tersebut, berjuang bersama.

Sumber: http://www.nyit-nyit.net/topic/115619-kumpulan-puisi-soe-hok-gie/

gie 2


SEBUAH TANYA

“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”

(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)

“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”

Selasa, 1 April 1969

Analisa: 

Bahasa sang penulis sulit untuk dipahami walaupun pemakaian kosa kata yang mudah dipahami. Memiliki arti yang dalam di setiap kata-katanya. Entah apa yang digambarkan penulis tersebut, apakah seorang ibu atau kekasih atau bahkan hanya sebuah keresahan dalam hidup.

gie 1


MANDALAWANGI – PANGRANGO

Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu

walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku

aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta

malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua

“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘terimalah dan hadapilah

dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu

aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup

Jakarta 19-7-1966

Analisa:
Sang penulis menyiratkan betapa cintanya dia pada kehidupan yang penuh tantangan, mendaki gunung pangrango. Berada pada lembah mandalawangi sang penulis merasa nyaman dan aman berada dalam kawasannya. Bahasa yang digunakan tidak begitu sulit untuk dipahami hanya saja sang penulis menuliskan tempat yang tidak semua pembaca mengetahuinya.


Kamis, 02 Mei 2013

contoh tulisan ilmiah


Upaya Pencegahan Dampak Global Warming
KARYA ILMIAH
Di susun untuk menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia
K.D. 12.1 Menulis Kaya Ilmiah sederhana dengan menggunakan berbagai sumber
Kelas IX Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012















Disusun oleh:
                                      Nama          :  HERMAWAN
                                      Kelas          :  IX-H
                                      Absen         :  14

SMP NEGERI 1 PATI
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
PENGESAHAN
Karya Tulis Ilmiah Remaja SMP Negeri 1 Pati tahun pelajaran 2011/2012, yang berjudul ” telah di setujui dan disah-kan pada :

 Hari                : Selasa
Tanggal           : 07 Februari 2012










Mengetahui :
Kepala SMP N 1 Pati                                                  Guru Pembimbing                              
                       
Agung Purdianto, S.Sos. MM.                                               Dra. Lusi Hidayati
NIP.195801081981121001                                        NIP.19650110 199203 2 009            

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya, kami dapat menyusun karya tulis yang berjudul “Upaya Pencegahan Dampak Global Warming” dengan lancar.
Adapun maksud penyusunan karya tulis ini untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia. Rasa terima kasih kami tidak terkirakan kepada yang terhormat Ibu Dra. Lusi Hidayati selaku pembimbing materi  dalam pembuatan karya tulis ini, serta semua pihak yang telah mendukung dalam penyusunan karya tulis ini yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Harapan kami bahwa karya tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya upaya pencegahan dampak global warming.
Kami menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna dengan keterbatasan yang kami miliki. Tegur sapa dari pembaca akan kami terima dengan tangan terbuka demi perbaikan dan penyempurnaan karya tulis ini.
Pati,07 Februari 2012
Penulis
Hermawan

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.............................................................................................i
PENGASAHAN...................................................................................................ii
KATA PENGANTAR.........................................................................................iii
DAFTAR ISI.......................................................................................................iv
BAB I    PENDAHULUAN................................................................................1
A. Latar BelakangMasalah....................................................................1
B.  RumusanMasalah..............................................................................2
C.  Tujuan Karya Tulis...........................................................................2
D. Manfaat Karya Tulis..........................................................................2
BAB II   LANDASAN TEORI............................................................................3
BAB III   PEMBAHASAN................................................................................. 5
BAB IV   PENUTUP..........................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA            ........................................................................................14

BAB I 
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah
Pemanasan global atau yang lebih sering kita sebut global warming adalah perubahan iklim berupa pemanasan pada atmosfer bumi sehingga juga memiliki efek terhadap permukaan bumi itu sendiri. Definisi global warming secara sederhana yakni, bumi semakin panas. Para ahli ilmiah percaya perubahan iklim seperti global warming telah terjadi sepanjang sejarah bumi dan akan terus terjadi di masa depan. Beberapa bukti mengenai terjadinya global warming sudah banyak terlihat saat ini. Indonesia yang terletak di equator, merupakan negara yang pertama akan merasakan dampak global warming. Contohnya saja perubahan iklim yang terjadi di Indonesia. Perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global atau global warming telah menjadi isu besar di dunia. Mencairnya es kutub utara dan kutub selatan yang akan menyebabkan kepunahan habitat di sana merupakan bukti dari pemanasan global.
Global warming disebabkan oleh kegiatan manusia yang menghasilkan emisi gas rumah kaca dari industri, kendaraan bermotor, pembangkit listrik bahkan menggunaan listrik berlebihan. Mungkin pemanasan global akan terus mengancam kita di masa yang akan mendatang. Kita memang tidak bisa menghindari global warming. Namun, setidaknya kita dapat mencegah dampak dari global warming itu sendiri, agar masa depan bumi kita dapat terselamatkan.

B.       Rumusan Masalah
Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari global warming ?
Bagaimana upaya pencegahan yang ditimbulkan dari global warming ?
C.       Tujuan
1.      Memberikan wawasan kepada pembaca tentang global warming.
2.      Memberikan wawasan kepada pembaca akan bahaya yang ditimbulkan dari global warming.
3.      Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dampak yang ditimbulkan dari global warming.
D.       Manfaat
1.      Memberikan wawasan kepada pembaca terhadap dampak dari global warming yang telah kita rasakan saat ini.
2.      Mendorong bagi pembaca untuk melakukan perubahan dalam mengatasi dampak global warming.
Pencegahan dampak global warming sejak dini akan berdampak positif untuk masa yang akan datang




BAB II
LANDASAN TEORI

            Kita tinggal di bumi, satu-satunya planet yang mempunyai banyak kekayaan sehingga dapat ditinggali oleh makhluk hidup. Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam sistem tata surya. Bumi juga mempunyai lapisan-lapisan yang melindungi bumi dari sinar matahari secara langsung. Salah satunya adalah lapisan ozon. Lapisan ozon adalah gas beracun, sehingga bila dekat dengan permukaan tanah akan berbahaya, bila terhisap dapat merusak paru-paru. Sebaliknya, lapisan ozon di atmosfer melindungi kehidupan di bumi agar bumi terlindung dari radiasi sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker. Lapisan ozon ini dapat rusak oleh bahan kimia klorofluorokarbon (CFC) yang biasa digunakan sebagai media pendingin dan gas pendorong spray aerosol. Bahan kimia ini memberikan ancaman terhadap lapisan ozon. Bila dilepas ke atmosfer, zat yang mengandung klorin ini akan dipecah oleh sinar matahari yang menyebabkan klorin dapat bereaksi dan menghancurkan molekul-molekul ozon. Jika hal ini terjadi secara terus menerus, lapisan ini akan menipis dan dapat membahayakan kehidupan di muka bumi.
            Inilah yang disebut global warming. Di mana bumi mulai mengalami pemanasan. Pemanasan global atau yang lebih sering kita sebut dengan global warming, merupakan pemanasan bumi di tingkat rata-rata normal. Global warming ini disebabkan oleh menipisnya lapisan ozon di atas permukaan bumi. Global warming ini disebabkan oleh aktifitas manusia. Contohnya, pengunaan

energi listrik yang berlebihan, penggunaan bahan bakar emisi yang berlebihan, penebangan hutan secara besar-besaran, dan juga efek rumah kaca. 
            Jika dibiarkan, pemanasan global akan terus mengancam kehidupan di bumi. Aktifitas manusia pun akan terganggu dengan adanya pemanasan global ini. Perubahan iklim di Indonesia, dan cuaca ekstrim merupakan segelintir contoh bahwa global warming sudah semakin mengancam kita. Maka dari itu, kita harus menyelamatkan bumi kita dari global warming. Berikut ada beberapa cara untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari global warming, di antaranya :
1.      Menghemat pemakaian listrik.
2.      Reuse (menggunakan kembali)
3.      Reduce (mengurangi/menghemat)
4.      Recycle (mendaur ulang)
5.      Penghijauan
6.      Menggunakan transportasi umum.
7.      Jangan memakai kantong plastik.
8.      Menggunakan pupuk organik.
Pencegahan yang kita lakukan tentu tidak lepas dari peran serta pemerintah dan kesadaran masyarakat itu sendiri. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan demi keselamatan bumi kita.



BAB III
PEMBAHASAN

            Global warming telah menjadi permasalahan dunia saat ini. Pemanasan global atau global warming merupakan pemanasan bumi di atas rata-rata normal. Global warming bukan hanya mengancam masa depan bumi kita, namun dapat merusak kehidupan di bumi bila tidak segera diatasi.
            Saat ini, banyak kejadian atau bencana hebat yang ditimbulkan akibat pemanasan global ini. Perubahan iklim, cuaca ekstrim, naiknya permukaan laut, banjir rob, bahkan mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan merupakan segelintir contoh dampak yang timbul akibat pemanasan global. Mungkin alam telah marah kepada kita. Tentu saja semua itu akibat ulah manusia yang tak pernah bersyukur akan apa yang telah di berikan kepada manusia itu sendiri. Secara umum, penyebab pemanasan global dapat digolongkan ke dalam dua jenis yakni faktor alam dan faktor penghuninya.
A.    Faktor Alam
Planet bumi kita ini sudah berusia 4,6 miliar tahun. Sudah banyak kejadian dahsyat yang terjadi di sini. Sudah banyak pula spesies yang lahir dan punah di planet ini. Dari semua memori bumi kita ini, ada satu hal yang menarik menyangkut pemanasan global. Suhu di bumi bisa naik dan bisa turun secara berkala dalam waktu yang sangat lama.


Contoh sederhana saja zaman es. Karena kenaikan suhu bumi, maka zaman es tersebut berakhir. Tetapi hal ini sudah cukup menunjukkan kepada kita bahwa bumi ini pernah mengalami perubahan suhu secara global. Pada saat ini, bumi juga mengalami hal yang sama. Hanya saja, kalau dahulu perubahannya adalah dari yang dingin menjadi lebih hangat alias sejuk. Kalau sekarang dari yang hangat menjadi semakin panas.
Perubahan yang terjadi itu adalah sesuatu yang terjadi secara alamiah, sesuai kaidah-kaidah hukum alam. Tak ada yang bisa disalahkan.
B.     Faktor Penghuninya
Saat ini manusia yang tinggal di bumi sudah berjumlah 7 miliar. Belum lagi makhluk hidup lainnya yang juga tak kalah banyaknya. Dan semuanya itu saling terlibat dalam mempercepat atau meningkatkan efek global warming. Secara umum, penyebab-penyebab terjadinya pemanasan global yang diakibatkan oleh penghuninya adalah sebagai berikut:
1.      Meningkatnya emisi gas karbon
Bumi ini pada dasarnya memang memproduksi gas karbon secara alami, tetapi masih dalam kadar yang rendah dan masih dapat diatasi oleh bumi itu sendiri. Tetapi saat ini, tingkat produksi gas tersebut sudah sangat berlebihan. Jangan hanya menyalahkan pabrik dan industri yang menghasilkan polusi yang besar itu, tetapi semua populasi manusia juga bersalah. Pabrik-pabrik dan industri itu hanya memenuhi tuntutan pasar atau masyarakat yang semakin meningkat dan semakin menggila sifat konsumtifnya.
Energi matahari yang memasuki atmosfer bumi ini sebenarnya tidak semuanya dapat diserap dan dimanfaatkan oleh bumi. Sisa energi yang tidak diserap tersebut seharusnya dipantulkan lagi ke luar dari atmosfer bumi. Tetapi dikarenakan banyaknya gas polutan (gas karbon) di dalam atmosfer, maka energi tersebut menjadi tertahan. Karena gas karbon tersebut memiliki sifat alami untuk menahan energi (panas) yang melewatinya. Fenomena ini disebut dengan efek rumah kaca.
2.      Bocornya lapisan ozon
Sebelum energi matahari mencapai bumi, energi tersebut akan difilter terlebih dahulu oleh lapisan ozon yang ada di atmosfer. Tetapi hasil penelitian menunjukkan telah terjadinya penipisan lapisan ozon. Sudah bisa ditebak apa akibat yang terjadi jika lapisan ozon ini rusak atau bahkan berlubang.
Salah satu penyebab penipisan lapisan ozon ini adalah meningkatnya pemakaian Chloro Flouro Carbon (CFC). CFC dipakai dalam kehidupan sehari-hari pada lemari es, air conditioner, bahan pendorong pada penyembur, pembuat buih, dan sebagai bahan pelarut.
3.      Berkurangnya konverter gas karbon
Sebelum era modern, di mana industri belum berkembang, kehidupan di planet ini sudah memproduksi gas karbon. Tetapi jumlahnya tidak sedahsyat sekarang. Apalagi masih banyak konverter gas karbon yang tersedia yang masih mampu mengkonversi semua gas karbon tersebut menjadi gas yang ramah lingkungan, bahkan dibutuhkan oleh kehidupan, seperti oksigen.
Salah satu konverter tersebut adalah hutan. Hutan merupakan rumah bagi pohon dan tumbuhan lain yang dianugerahi kemampuan untuk mengkonsumsi gas karbon tersebut dan menghasilkan gas oksigen. Tetapi akibat meningkatnya populasi yang diiringi dengan meningkatnya kebutuhan akan lahan pemukiman, lahan industri, lahan pertanian, lahan untuk fasilitas umum seperti jalan dan gedung, menyebabkan jumlah hutan berkurang drastis. Belum lagi permintaan pasar akan kayu yang semakin melambung tinggi.
Di Indonesia saja, kerusakan hutan terjadi sebesar 1,8 juta hektar per tahun. Dan dengan itu mengangkat Indonesia masuk Guinness Book of World Records sebagai negara dengan kerusakan hutan terbesar di dunia.
            Kita memang tidak bisa menghindar dari global warming ini. Tapi, setidaknya, kita dapat mencegah dampak yang ditimbulkannya. Agar bumi dan kehidupannya dapat terselamatkan dari global warming. Ada beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk mencegah dampak dari global warming. Upaya tersebut tidak lepas dari peran serta pemerintah dan juga kesadaran masyarakat itu sendiri. Berikut ada beberapa langkah mudah untuk mengurangi dampak global warming:
1.      Menghemat pemakaian listrik
Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghemat pemakaian listrik seperti:
a.       mematikan lampu dan listrik ketika sedang tidak digunakan,
b.      menggunakan lampu hemat energi,
c.       matikan pemanas nasi selama beberapa jam untuk mengurangi penggunaan listrik,
d.      jangan sering memasukkan makanan panas langsung ke dalam kulkas dan,
e.        jangan sering-sering membuka pintu kulkas terlalu lama.
2.      Reuse (menggunakan kembali)
Misalnya, menggunakan kembali kantong plastik untuk membawa belanjaan, membawa tas kertas sendiri dari rumah saat berbelanja, membeli produk-produk yang bisa diisi ulang, gunakan koran atau kertas bekas untuk membungkus barang.
3.      Reduce (mengurangi atau menghemat)
Misalnya, membeli barang-barang mebel atau peralatan dapur yang benar-benar dibutuhkan, kurangi makanan cepat saji, kurangi penggunaan pestisida, hindari membeli produk dari hewan atau tumbuhan langka, dan kurangi produksi limbah rumah tangga.
4.      Recycle (mendaur ulang)
Mulailah gunakan pakaian yang cukup ramah bagi lingkungan, gunakan botol-botol bekas untuk keperluan lain, sperti menjadikannya vas bunga. Kreasikan barang bekas menjadi barang yang memiliki nilai jual, pisahkan sampah organik dan anorganik, dan buatlah pupuk kompos dari limbah dapur dan daun atau ranting pohon yang bertebaran di sekitar rumah.
5.      Melakukan penghijauan atau reboisasi
Salah satu cara termudah adalah dengan menanam pohon pelindung di sekitar rumah atau membuat taman di sekitar rumah agar rumah tampak hijau.
6.      Jangan sering-sering naik kendaraan pribadi
Jika memungkinkan untuk naik angkutan umum, lebih baik menggunakan angkutan umum. Selain menghemat bahan bakar, juga dapat mengurangi jumlah polusi udara yang dihasilkan dari kendaraan bermotor yang telah menyebabkan semakin seringnya terjadi hujan asam yang merusak lingkungan.
7.      Gunakan pupuk organik
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek gas rumah kaca 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika hobi berkebun, gunakanlah pupuk organik. Di samping pupuk organik harganya murah, juga aman dalam pemakaiannya.
8.      Batasi Penggunaan kertas
Jika kita menggunakan selembar kertas, berarti kita telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas seefektif mungkin. Misalnya dengan mencetak print out bolak balik pada setiap kertas. Bila mengeprint sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.
Masih banyak upaya untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari global warming. Pencegahan dini akan menyelamatkan bumi dari bahaya global warming.



BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Upaya mencegah dampak global warming yang dapat kita lakukan adalah :
1.      Menghemat pemakaian listrik
2.      Reuse (menggunakan kembali)
3.      Reduce (mengurangi atau menghemat)
4.      Recycle (mendaur ulang)
5.      Melakukan penghijauan atau reboisasi
6.      Jangan sering-sering naik kendaraan pribadi
7.      Gunakan pupuk organik
8.      Batasi penggunaan kertas
B.     Saran
1.      Satu langkah kecil yang kita ambil untuk menyelamatkan bumi dari global warming akan menyelamatkan kehidupan semua makhluk bumi.
2.      Mengajak sesama manusia untuk melakukan pencegahan terhadap dampak global warming.




DAFTAR PUSTAKA

Gugun. 2010. Cara Mengurangi Global Warming. http://www.idebagusku.com (Diunduh 21 Januari 2012).
Santoso, Teguh. 2011. Cara Mengatasi Pemanasan Global (Global Warming).http://www.teguhsantoso.com (Diunduh 21 Januari 2012).
Setiawan, Cawi. 2009. Cara untuk Mengatasi Pemanasan Global Dapat Dimulai Dari Rumah.http://edukasi.kompasiana.com (Diunduh 21 Januari 2012).
Tanpa pengarang. 2010. Tentang Bumi. http//:isi-bumikita.blogspot.com (Diunduh 21 Januari 2012).