Rabu, 08 Januari 2014

SEJARAH PERKEMBANGAN TELEVISI



SEJARAH PERKEMBANGAN TELEVISI

·         TV MEKANIK



Mungkin susah untuk dipercaya. Namun, penemuan cakram metal kecil berputar dengan banyak lubang didalamnya yang ditemukan oleh seorang mahasiswa di Berlin-Jerman, 23 tahun, Paul Nipkow [1883], merupakan cikal bakal lahirnya televisi.



Kemudian disekitar tahun 1920, para pakar lainnya seperti John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins, menggunakan piringan Nipkow ini untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, dan penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Saat itu belum ditemukan Cathode Ray Tube [CRT].



Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA [Radio Corporation of America]. Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Insinyur lain, Philo Farnsworth, juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya, dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.



·         TV ELEKTRONIK



Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau. Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang sepenuhnya elektronik.



1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu, sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.



·         TV BERWARNA



Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun sebelum rivalnya, RCA. Tetapi sayang sekali bahwa sistem mereka tidak kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS, yang sudah mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka, harus menyadari kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. RCA, yang belajar dari pengalaman CBS, mulai membangun sistem warna mereka sendiri. Mereka dengan cepat membangun sistem warna yang mampu juga untuk diterima sistem hitam putih [BW]. Setelah RCA memamerkan kemampuan sistem mereka, NTSC membakukannya untuk siaran komersial thn 1953.



·         TV SAAT INI



Plasma Display TV



– Tampilan plasma diciptakan di Universitas Illinois oleh Donald L. Bitzer dan H. Gene Slottow pada 1964 untuk Sistem Komputer PLATO. Panel monochrome orisinal (biasanya oranye atau hijau) menikmati penggunaan yang bertambah pada awal 1970-an karena tampilan ini kuat dan tidak membutuhkan sirkuit memori dan penyegaran. Namun diikuti oleh kurangnya penjualan yang dikarenakan perkembangan semikonduktor memori membuat tampilan CRT sangat murah pada akhir 1970-an. Dimulai dari dissertasi PhD Larry Weber dari Universitas Illinois pada 1975 yang berhasil membuat tampilan plasma berwarna, dan akhirnya berhasil mencapai tujuan tersebut pada 1995. Sekarang ini sangat terangnya dan sudut pandang lebar dari panel berwarna plamsa telah menyebabkan tampilan ini kembali mendapatkan kepopulerannya.



Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.



TV Braun HF1 Jerman tahun 1959Daftar isi [sembunyikan]



    Perkembangan
    Jenis televisi
    Perkembangan baru
    Lihat pula

Perkembangan



Dalam penemuan televisi (tv), terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.



1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.



1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.



1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.



1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.



1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.



1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.



1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.



1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.



1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.



1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.



1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.



1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.



1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.



1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.



1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.



1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.



1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.



1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.



dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.



Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya.



Jenis televisi





    Televisi analog
    Televisi digital
    Perkembangan baru
    Televisi digital (Digital Television, DTV)
    TV Resolusi Tinggi (High Definition TV, HDTV)
    Video Resolusi Ultra Tinggi (Ultra High Definition Video, UHDV)
    Direct Broadcast Satellite TV (DBS)
    Pay Per View
    Televisi internet
    TV Web
    Video atas-permintaan (Video on-demand, VOD)
    Gambar-dalam-Gambar (Picture-In-Picture, PiP)
    Auto channel preset
    Perekam Video Digital
    DVD
    CableCARD™
    Pemrosesan Cahaya Digital (Digital Light Processing, DLP)
    LCD dan Plasma display TV Layar Datar
    High-Definition Multimedia Interface (HDMI)
    The Broadcast Flag
    Digital Rights Management (DRM)

Sumber: http://yyulianto.mhs.uksw.edu/2013/10/sejarah-perkembangan-televisi.html Diakses pada 8 Januari 2014 20:28 WIB


SmartPhone untuk Proses Pembelajaran bagi Anak - Anak



SmartPhone untuk Proses Pembelajaran bagi Anak - Anak



Kemajuan teknologi semakin pesat merambah kedalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi Gadget, smartphone, computer semakin membuat kita berdecak kagum. Keberadaan nyaris tanpa jarak dalam kehidupan sehari-hari, ditunjang dengan peningkatan teknologi transfer data yang tidak hanya dapat diakses oleh computer PC atau Notebook dan kita tak dapat membendungnya atau menghentikan agar tak masuk dalam lingkungan kita, khususnya di lingkungan keluarga.

Teknologi yang sangat dekat dan sudah merupakan kebutuhan sehari-hari oleh semua orang adalah teknologi Telepon Selular, yang hampir semua orang memiliki dalam genggamanya bahkan tak mau kehilangan moment sedikitpun, apalagi tersedia dipasaran telepon selullar menawarkan berbagai macam system operasi yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Adanya kelebihan dan kekurangan system operasi telepon selular yang ditawarkan vendor, maka tak sedikit masing-masing pribadi mempunyai lebih dari satu, perangkat teknologi Hp yang dapat mengakses internet.

Disamping itu, desain perangkat selular yang sangat memenuhi kebutuhan dan selera pengguna sehingga menarik untuk memilikinya. Kepemilikan alat kecil berteknologi tinggi ini, dipercayai dapat meningkatkan kepercayaan diri pemiliknya karena dalam keadaan mobile mereka masih dapat berkomunikasi dengan komunitasnya, mengontrol perusahaanya dan masih banyak kegunaan yang ditawarkan oleh pabrikan untuk merebut hati masyarakat.

Keberadaan gadget, dan smartphone dalam keseharian dirumah menarik perhatian anak-anak untuk memiliki juga, namun anak-anak membutuhkan perangkat smartphone kegunaanya tidak seperti orang tua dan remaja, yaitu untuk berkomunikasi, ber-sms atau berinternetan. Kebutuhan anak-anak adalah simpel saja yaitu ngegame. Bahkan orang tua dan remaja banyak yang menyukai game bawaan atau game online.

Sebagai orang tua yang paham dan mengerti keinginan anaknya, tentunya akan memanfaatkan keberadaan teknologi ini untuk mengembangkan kemampuan daya fikir anak dan memanfaatkanya sebagai media pembelajaran yang sangat membantu anak melatih pola berpikirnya dan perkembangan pribadinya sesuai dengan umurnya. Orang tua yang bijaksana tentunya akan mengarahkan dan mengawasi anak untuk tidak terlena membiarkan sang anak tercinta menghabiskan waktunya ngegame dengan perangkat smartphone.

Hal seperti ini dituntut orang tua lebih bijaksana apabila anak-anak juga menginginkan memiliki Hp, melihat usianya tentunya kegunaan hp bagi anak-anak sangat berbeda jauh dengan kegunaanya untuk mereka yang remaja atau dewasa. Ada baiknya campur tangan orang tua memilih aplikasi yang sesuai dengan pola pikir dan imajinasi anak.

Misalnya dalam system Android, sangat memungkinkan orang tua menginstal aplikasi yang bermanfaat, banyak aplikasi pendidikan ditawarkan, misalnya aplikasi untuk mengenalkan huruf, belajar membaca, belajar menulis, mengenal dunia binatang dan sebagainya. Tergantung dengan kebutuhan anak dan disesuaikan usianya bukan aplikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan si anak itu sendiri. Banyaknya aplikasi yang dapat di download dan gratis tentu sangat bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan minat belajar pada si anak. Karena kebanyakan si anak akan sangat malas dan enggan apabila disuruh belajar. Dengan memanfaatkan perangkat smartphone anak akan merasa tertantang untuk mencoba, dengan begitu proses belajar anak setiap saaat sudah tertanam sehingga tak perlu dikejar-kejar lagi.

Pengawasan orang tua sangat diharapkan apabila anak menggunakan teknologi smartphone, sehingga tidak disalahgunakan untuk hal-hal negative yang dapat menjerumuskan anak itu sendiri menjauhi kepribadianya yang sebenarnya. Orang tua juga harus rajin mengganti aplikasi-aplikasi yang sangat menantang anak untuk mencoba, hingga akhirnya dapat mempengaruhi anak mempunyai keinginan untuk selalu meningkatkan prestasi dan kemampuanya.



Sumber: http://teknologi.kompasiana.com/gadget/2013/02/10/memanfaatkan-teknologi-smartphone-untuk-proses-pembelajaran-pada-anak-anak-532966.html diakses pada 8 Januari 2014, 19:29WIB

TV online



Televisi Daring atau TV Online



Televisi Internet (juga dikenal dengan Televisi daring (TV Online) adalah situs yang memiliki tayangan video yang terkonsep, selalu diperbaharui terus-menerus, tidak statis, mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan bisa diakses oleh publik secara bebas, dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya. Untuk dapat mengaksesnya, kita hanya perlu menguhubungkan ke komputer pribadi kita dengan koneksi Internet broadband berlangganan. Televisi Internet sering juga disebut dengan sebutan Television on the Desktop (TOD), TV over IP (Television over Internet Protocol) atau Televisi Protokol Internet, Vlog, dan juga Vodcast. Televisi Internet berbeda dengan televisi konvensional biasa. Kedua-duanya memang menayangkan banyak acara yang serupa, tapi televisi Internet lebih beragam dibandingkan stasiun televisi lokal yang biasa kita tonton di rumah ataupun Televisi kabel berlangganan. Televisi Internet ini biasa disiarkan secara pribadi oleh para pengguna Internet atau bisa juga oleh sekelompok orang atau perusahaan televisi besar yang juga punya layanan televisi online di Internet.

Perkembangan

Saat ini, layanan televisi online atau televisi Internet ini telah banyak digunakan oleh para pengguna Internet, baik untuk menyaksikan acara atau tayangan-tayangan yang menarik dan menghibur. Banyak pula saat ini yang membuat televisi online milik pribadi dan bisa diakses oleh banyak orang dan informasi yang disampaikannya pun terus menerus berubah seperti siaran televisi biasa. Di beberapa situs televisi Online yang ada di Internet, banyak yang sudah menyiarkan siarannya secara langsung dengan berbagai macam tema, dari mulai kehidupan pribadi mereka atau lebih mirip dengan Reality show, memandu suatu hal atau hobi, berita terbaru dari pelosok dunia, hingga menampilkan kehidupan pribadi para selebritis mancanegara. Saat ini pun banyak orang yang bisa melakukan siaran secara priadi selama 24 jam atau biasa disebut lifecaster. Alat-alat yang digunakan pun sangat sederhana, hanya cukup menggunakan video kamera, komputer, dan koneksi Internet.

Sejarah

Steve Mann adalah orang yang pertama kali membuat sebuah lifecasting dengan menggunakan kamera yang dapat dipasangkan di badannya untuk merekam kehidupan sehari-harinya. Kemudian, hasil dari rekaman video tersebut diurutkan secara berurutan dan saling berkesinambungan.

    Tahun 1994

Steve Mann mulai menyiarkan kehidupan sehari-harinya selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa terputus sama sekali. Kemudian, situs web-nya menjadi situs yang cukup populer dan dikunjungi oleh banyak orang.

    Tahun 1998

Steve Mann juga telah membuat komunitas lifecaster dan berhasil mendapat ribuan anggota. Hingga saat ini, semakin banyak orang yang ikut membuat tayangan televisi online di Internet seperti apa yang dilakukan Steve Mann.

    Tahun 2003

O’Reilly Media mulai mencetuskan konsep Web 2.0. Konsep web ini membuat berbagai macam layanan Internet baru bermunculan, salah satunya adalah stasiun TV Internet. Stasiun TV Internet ini tidak hanya dikelola oleh stasiun televisi besar saja, tapi sebagian besar dikelola oleh pengguna Internet individu yang menampilkan kehidupan sehari-harinya (lifecasting).

Jenis

Vlog

Sebutan untuk video web logging. Semacam blog, tapi media ini menyampaikan informasi lebih menggunakan video. Siaran televisi online jenis ini dapat memudahkan penontonnya untuk dapat fleksibel memilih acara televisi kapanpun dan dimanapun yang ia inginkan. Jenis televisi online ini banyak ditemukan dalam blog-blog pribadi.

Vodcast atau video podcast

Ini digunakan untuk menyebut siaran video on demand, siaran televisi yang disiarkan lewat jalur RSS atau Atom. Jika ada tayangan yang menarik, tayangan tersebut dapat diunduh dalam bentuk arsip atau langsung dilihat dalam bentuk streaming. Vodcast ini kemudian akan disisipkan dengan teknologi broadcatching. Setelah itu, para pengguna Internet bisa dengan mudah mengunduh berbagai macam siaran televisi yang tersedia di RSS syndication.

Lifecasting

Ini merupakan salah satu siaran video streaming mengenai seseorang atau suatu objek dengan media digital. Umumnya lifecasting disiarkan melalui media Internet, yang ditayangkan secara langsung dan terus-menerus. Konsep seperti ini juga sering digunakan dalam televisi lokal biasa di rumah-rumah. Salah satu website yang memudahkan para pengguna Internet untuk membuat televisi online jenis ini adalah Ustream.tv.

Metode Penyiaran

Teknik broadcasting

Melalui teknik ini, kita dapat mengunduh berbagai macam siaran televisi atau video berbagai acara yang ada pada RSS syndication. Teknik ini juga merupakan pengembangan dari vodcast. Ada beberapa aplikasi yang mendukung teknik ini, antara lain Miro, blinkx, dan Joost. Aplikasi-aplikasi tersebut memiliki fungsi untuk mendata sejumlah acara dari beberapa situs, kemudian pengunjung situs tinggal memilih acara apa yang akan ditonton, maka aplikasi tersebut akan langsung menayangkan langsung siaran yang kita pilih atau mengunduhkan acara tersebut.

Teknik Streaming

Streaming adalah cara penayangan langsung sebuah data multimedia dari server penyedia layanan ke komputer pribadi kita. Semakin cepat koneksi Internet yang kita gunakan, maka akan makin cepat dan lancar pula tayangan tersebut dapat diputar. Contohnya ialah yang ada pada Youtube dan beberapa situs lain yang sejenis. Pada awalnya, format yang digunakan adalah QuickTime Movie (.mov), sekarang format yang lebih banyak digunakan ialah Flash Video (.flv).

Penggunaan

Koneksi Internet

televisi online akan mudah diakses dengan koneksi Internet yang berkecepatan tinggi. Koneksi yang masih dengan sistem Dial-up akan memperlambat siaran televisi yang sedang kita tonton. Karena data yang didistribusikan ialah berupa arsip multimedia dengan ukuran yag sangat besar. Saat ini koneksi broadband telah dapat digunakan dengan sangat lancar di Indonesia, baik itu melalui jaringan kabel fiber optik broadband yang disediakan oleh beberapa provider jaringan Internet atau jaringan 3G di ponsel kita. Semakin besar kecepatan koneksi Internet, maka kualitas tayangan yang bisa kita saksikan akan semakin baik pula. Melalui televisi online ini kita bisa menyaksikan tayangan berkualitas HD (High Definition) pada kecepatan lebih dari 512 kbps.

Aplikasi pendukung

Hanya dengan menggunakan sebuah browser kita sudah dapat menyaksikan tayangan televisi ini. Namun, ada pula beberapa yang mensyaratkan agar komputer pribadi kita telah mempunyai beberapa aplikasi ini, antara lain Adobe Flash Player, Java, dan lain-lain. Tapi kesemuanya itu bisa didapatkan secara gratis dengan mengunduhnya di berbagai situs.

Persyaratan lain

Untuk menyaksikan tayangan televisi melalui Internet, beberapa program mensyaratkan spesifikasi PC tertentu, namun tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi, hanya dengan spesifikasi yang standar kita sudah bisa menggunakan untuk menonton tayangan di televisi Internet. Umumnya agar kita bisa dengan nyaman menonton televisi melalaui Internet, PC yang kita miliki minimal memiliki spesifikasi Windows XP Service Pack 2 dengan DirectX 9.0c, prosesor Pentium 4 1GHz, memori RAM 512 MB, kartu grafis 32 MB, dan dukungan DirectX. Speaker dengan kualitas suara yang bagus dan layar monitor yang tajam dan lebar juga akan menambah kenyamanan kita menyaksikan tayangan acara di televisi Online.

TV Online di Indonesia

Saat ini juga telah mulai banyak bermuculan situs-situs yang menampilkan siaran televisi secara online dan telah diakses oleh banyak orang di Indonesia. Beberapa diantaranya dikelola oleh Stasiun televisi swasta di Indonesia, seperti http://www.kpkmedia.tv/, http://www.metrotvnews.com/, http://www.mivo.tv/ http://www.televisinet.com/, http://www.liputan6.com/, http://www.indostreamvideo.com/ serta masih banyak lagi. Banyak juga pengguna Internet di Indonesia yang mengakses situs televisi Online dari luar negeri untuk mendapatkan informasi atau sekedar menonton acara televisi luar tanpa harus menggunakan televisi berlangganan yang perlu dibayar setiap bulannya, hingga menyaksikan lifecasting sampai menjadi lifecaster-nya sendiri.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_Internet diakses pada 8 Januari 2014 20:36 WIB

TV digital

Televisi Digital

Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital.
Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat penerima televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut rangkaian konverter (Set Top Box). Sinyal siaran digital diubah oleh rangkaian konverter menjadi sinyal analog, dengan demikian pengguna pesawat penerima televisi analog tetap bisa menikmati siaran televisi digital. Dengan cara ini secara perlahan-lahan akan beralih ke teknologi siaran TV digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.
Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.
Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia dan lain sebagainya.
Apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.
Televisi set dengan hanya tuner analog tidak bisa decode transmisi digital. Ketika penyiaran analog melalui udara berhenti, pengguna set dengan analog-hanya tuner dapat menggunakan sumber pemrograman (misalnya kabel, perekam) atau dapat membeli set-top box konverter untuk mendengarkan sinyal digital. Di Amerika Serikat, kupon yang disponsori pemerintah yang tersedia untuk meringankan biaya sebuah kotak konverter eksternal. Switch off-analog (penuh daya stasiun) berlangsung pada tanggal 12 Juni 2009 di Amerika Serikat, 24 Juli 2011 di Jepang, 31 Agustus 2011 di Kanada, 13 Februari 2012 di Negara-negara Arab, dan dijadwalkan untuk 24 Oktober 2012 di Inggris dan Irlandia, pada tahun 2013 di Australia, pada tahun 2015 di Filipina dan Uruguay, pada 2017 di Kosta Rika dan pada 2018 di Indonesia.

Industri televisi Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1962 dimulai dengan pengiriman teleks dari Presiden Soekarno yang berada di Wina kepada Menteri Penerangan Maladi pada 23 Oktober 1961. Presiden Soekarno memerintah Maladi untuk segera mempersiapkan proyek televisi. TVRI adalah stasiun televisi pertama yang berdiri di Indonesia.
TVRI melakukan siaran percobaan pada 17 Agustus 1962 dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. TVRI mengudara untuk pertama kali tanggal 24 Agustus 1962 dalam acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sejak saat itu dirintis pembangunan stasiun televisi daerah pada akhir tahun 1964. Kemudian dibentuk stasiun-stasiun produksi keliling (SPK) tahun 1977 sebagai bagian produksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui stasiun pusat TVRI Jakarta di beberapa ibu kota provinsi. Konsep SPK diadopsi oleh beberapa stasiun televisi swasta berjaringan tahun 1990-an. Televisi swasta menggunakan kanal frekuensi ultra tinggi (UHF) dengan lebar pita untuk satu program siaran sebesar 8 MHz.
Migrasi dari sistem penyiaran analog ke digital menjadi tuntutan teknologi secara internasional. Aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran televisi mulai dikembangkan di pertengahan tahun 1990-an. Uji coba penyiaran televisi digital dilakukan pada tahun 2000 dengan pengoperasian sistem digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog sebagai masa transisi.

Tahun 2006, beberapa pelaku bisnis pertelevisian Indonesia melakukan uji coba siaran televisi digital. PT Super Save Elektronik melakukan uji coba siaran digital bulan April-Mei 2006 di saluran 27 UHF dengan format DMB-T (Cina) sementara TVRI/RCTI melakukan uji coba siaran digital bulan Juli-Oktober 2006 di saluran 34 UHF dengan format DVB-T. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia menetapkan DVB-T ditetapkan sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial tidak bergerak.
Stasiun-stasiun televisi swasta memanfaatkan teknologi digital pada sistem penyiaran terutama pada sistem perangkat studio untuk memproduksi, mengedit, merekam, dan menyimpan program. Sementara itu penyelenggara televisi digital memanfaatkan spektrum dalam jumlah besar, dimana menggunakan lebih dari satu kanal transmisi. Penyelenggara berperan sebagai operator jaringan dengan mentransmisikan program stasiun televisi lain secara terestrial menjadi satu paket layanan. Pengiriman sinyal gambar, suara, dan data oleh penyelenggara televisi digital memakai sistem transmisi digital dengan satelit atau yang biasa disebut sebagai siaran TV berlangganan.
TVRI telah melakukan peluncuran siaran televisi digital pertama kali di Indonesia pada 13 Agustus 2008. Pelaksanaan dalam skala yang lebih luas dan melibatkan televisi swasta dapat dilakukan di bulan Maret 2009 dan dipancarkan dari salah satu menara pemancar televisi di Joglo, Jakarta Barat. Sistem penyiaran digital di Indonesia mengadopsi sistem penyiaran video digital standar internasional (DVB) yang dikompresi memakai MPEG-2 dan dipancarkan secara terestrial (DVB-T) pada kanal UHF (di Jakarta di kanal 40, 42, 44 dan 46 UHF) serta berkonsep gratis untuk mengudara. Penerimaan sinyal digital mengharuskan pengguna di rumah untuk menambah kotak konverter hingga pada nantinya berlangsung produksi massal TV digital yang bisa menangkap siaran DVB-T tanpa perlu tambahan kotak konverter.
Selain siaran DVB-T untuk pengguna rumah, dilakukan uji coba siaran video digital berperangkat genggam (DVB-H). Siaran DVB-H menggunakan kanal 24 dan 26 UHF dan dapat diterima oleh perangkat genggam berupa telepon seluler khusus. Keutamaan DVB-H adalah sifat siaran yang kompatibel dengan layar telepon seluler, berteknologi khusus untuk menghemat baterai, dan tahan terhadap gangguan selama perangkat sedang bergerak. Jaringan DVB-H di Indonesia dipercayakan kepada jaringan Nokia-Siemens.
Departemen Komunikasi dan Informasi merencakan untuk mengeluarkan lisensi penyiaran digital pada akhir tahun 2009 bersamaan dengan penghentian pemberian izin untuk siaran televisi analog secara bertahap. Pemerintah telah menetapkan peserta yang mendapat izin frekuensi sementara untuk menyelenggarakan uji coba DVB-T dan DVB-H di Jakarta yaitu :
•    Untuk DVB-T
o    Lembaga Penyiaran Publik TVRI
o    Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI): SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro TV
•    Untuk DVB-H
o    Telkom Tbk (Telkomsel dan TELKOMVision)
o    STC
o    Mobily (didukung oleh TV grup Emtek: SCTV, Indosiar, O Channel)
o    Mobile-8 Telecom Tbk (didukung oleh TV grup MNC: RCTI, Global, TPI)
Perangkat penerima yang akan mendukung uji coba siaran digital di Indonesia adalah Polytron dengan produk TV digital dan kotak konverter. Polytron akan mengeluarkan TV digital berukuran 21 inchi dan 29 inchi dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat.
Karakteristik sistem penyiaran TV digital terestrial
Sistem penyiaran televisi digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat, dan keunggulan TV Digital tersebut. TV Digital dalam perkembangannya memiliki karakteristik yang berbeda di tiap area penyiaran.
Kualitas penyiaran TV digital
TV Digital memiliki hasil siaran dengan kualitas gambar dan warna yang jauh lebih baik dari yang dihasilkan televisi analog. Sistem televisi digital menghasilkan pengiriman gambar yang jernih dan stabil meski alat penerima siaran berada dalam kondisi bergerak dengan kecepatan tinggi. TV Digital memiliki kualitas siaran berakurasi dan resolusi tinggi. Teknologi digital memerlukan kanal siaran dengan laju sangat tinggi mencapai Mbps untuk pengiriman informasi berkualitas tinggi.
Manfaat penyiaran TV digital
•    TV Digital digunakan untuk siaran interaktif. Masyarakat dapat membandingkan keunggulan kualitas siaran digital dengan siaran analog serta dapat berinteraksi dengan TV Digital.
•    Teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana TV Digital memiliki layanan komunikasi dua arah layaknya internet.
•    Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil menyebabkan siaran dapat diterima dengan baik meski alat penerima siaran bergerak dalam kecepatan tinggi seperti di dalam mobil dan kereta.
•    TV Digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Penyelenggara siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi.
Keunggulan frekuensi TV digital
Siaran menggunakan sistem digital memiliki ketahanan terhadap gangguan dan mudah untuk diperbaiki kode digitalnya melalui kode koreksi error. Akibatnya adalah kualitas gambar dan suara yang jauh lebih akurat dan beresolusi tinggi dibandingkan siaran televisi analog. Selain itu siaran televisi digital dapat menggunakan daya yang rendah.
Transmisi pada TV Digital menggunakan lebar pita yang lebih efisien sehingga saluran dapat dipadatkan. Sistem penyiaran TV Digital menggunakan OFDM yang bersifat kuat dalam lalu lintas yang padat. Transisi dari teknologi analog menuju teknologi digital memiliki konsekuensi berupa tersedianya saluran siaran televisi yang lebih banyak. Siaran berteknologi digital yang tidak memungkinkan adanya keterbatasan frekuensi menghasilkan saluran-saluran televisi baru. Penyelenggara televisi digital berperan sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital sementara program siaran disediakan oleh operator lain. Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran televisi digital mengalami perubahan dari segi pemanfaatan kanal ataupun teknologi jasa pelayanannya. Terjadi efisiensi penggunaan kanal frekuensi berupa pemakaian satu kanal frekuensi untuk 4 hingga 6 program.
Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi analog dan sistem penerimaan televisi bergerak. TV Digital memiliki fungsi interaktif dimana pengguna dapat menggunakannya seperti internet. Sistem siaran televisi digital DVB mempunyai kemampuan untuk memanfaatkan jalur kembali antara IRD dan operator melalui modul Sistem Manajemen Subscriber. Jalur tersebut memerlukan modem,jaringan telepon atau jalur kembali televisi kabel, maupun satelit untuk mengirimkan sinyal balik kepada pengguna seperti pada aplikasi penghitungan suara melalui televisi. Ada beberapa spesifikasi yang telah dikembangkan, antara lain melalui jaringan telepon tetap (PSTN) dan jaringan berlayanan digital terintegrasi (ISDN). Selain itu juga dikembangkan solusi komprehensif untuk interaksi melalui jaringan CATV, HFC, sistem terestrial, SMATV, LDMS, VSAT, DECT, dan GSM.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_digital diakses pada 8 Januari 2014 20:33 WIB

video podcast

Video Podcast
Siniar  (bahasa Inggris: podcast) atau siaran web tan-alir (non-streaming webcast) adalah serangkaian berkas media digital (baik audio maupun video) yang diterbitkan sewaktu-waktu dan sering diunduh melalui penyalur-sedia web (web syndication). Kata ‘podcast’ menelantarkan istilah ‘webcast’ dalam bahasa sehari-hari, karena meningkatnya kegemaran iPod dan pasokan web (web feed).
Cara pengiriman siniar berbeda dengan cara-cara lain – seperti pengunduhan langsung atau penyiaran web beralir (web streaming) – untuk memperoleh berkas media melalui Internet. Daftar semua berkas audio atau video yang terkait dengan rentengan (series) tertentu itu dipelihara secara terpusat pada peladen pengedar (distributor's server) sebagai pasokan web, dan para pendengar atau penonton menggunakan pengunduh siniar (podcatcher) untuk mendapatkan pasokan web, memeriksa pemutakhiran baru, dan mengunduh berkas baru dalam rentengan tersebut. Cara-cara itu dapat diatur untuk berjalan sendiri sehingga berkas baru dapat diunduh dengan sendirinya. Berkas tersebut disimpan secara setempat pada komputer pengguna atau peranti lain siap untuk pemakaian luring: guna memberikan capaian-masuk (access) yang mudah dan nyaman bagi isi kandungan yang diterbitkan sekali-sekala. Jenis berkas audio yang umum digunakan siniar mencakup Ogg Vorbis dan MP3.
Para terpelajar tinggi di Community, Journalism & Communication Research Group (Kelompok Peneliti Masyarakat, Kewartawanan & Perhubungan) dari 'Universitas Texas di Austin' (University of Texas at Austin), Amerika Serikat sedang mengajukan batasan arti empat bagian untuk siniar: siniar adalah berkas audio atau video bergana yang diterbitkan sekali-sekala; dapat diunduh; dijalankan oleh program, terutama dengan induk (host) dan/atau tema; mudah dipakai, biasanya dapat diperoleh lewat umpan otomatis dari perangkat lunak komputer.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Siniar diakses Pada 8 Januari 2014 20:38 WIB


Video Streaming dan Video Conference



Video Streaming dan Video Conference



·         Apa itu Video Streaming

Streaming adalah sebuah teknologi untuk memainkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server) . Dengan kata lain, file video ataupun audio yang terletak dalam sebuah server dapat secara langsung pada browser saat proses buffering mulai berjalan. File video atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video – audio tersebut akan mulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file videoaudio langsung dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke computer client.



·         Cara Kerja Video Streaming

    Server and Client

Video streaming terbentuk hanya karena terdapat server (memiliki jaringan serta ruang penyimpanan yang besar) dan klien (PC pribadi) yang dapat berkomunikasi dalam bentuk bit. Video Streaming bukanlah tentang bagaimana Anda dapat membaca file video yang sebenarnya, namun lebih merupakan metode pengiriman media antara dua computer.

    Mentransfer Bit dan Bytes

Server menyimpan file video yang berisi beberapa bit dan byte – byte kode. Kode – kode ini berisi petunjuk agar pada saat yg sama computer

    Membaca dan Menerima Film

Setelah server melakukan koneksi dengan remote client (komputer pribadi), ia mulai  mentransfer instruksi untuk memutar video di computer dalam bentuk kode stream yang berukuran kecil. Kode-kode tersebut ditransfer dalam suatu paket melalui jaringan dan di load dalam memory computer. Komputer memproses kode-kode video da kemudian menampilkannya pada layar.

    Memerlukan Buffer

Computer menyimpan dan mengolah kode-kode video dalam file buffer, sehingga tidak harus terus menerus harus tersambung ke server. Jika koneksi terputus untuk sementara, maka server akan mengetahui sampai sejuh mana file berhasil di buffer, untuk kemudian server amakn mengirimkan kode-kode selanjutnya untuk memutar video. Komputer mendownload dan menyimpan kode-kode video dalam buffer dengan baik secara terus menerus hingga video siap dimainkan di layar.

    Format dan Media Player

Untuk membaca kode-kode file yang diterima dari server tersebut, diperlukan suatu cara.  Jika kita langsung membukanya pada computer, Anda tidak akan tahu bahwa file tersebut adalah file video. Jadi computer menggunakan suatu perangkat lunak yang disebut media player untuk menampilkan kode-kode tersebut pada layar.Ada banyak aplikasi player yang ada, dan sebelumnya kedua server dan PC client harus mempunyai persetujuan mengenai perungkat lunak yang dapat digunakan untuk menampilkan video

·         Apa itu Video Conference

Video conference adalah konverensi video dimana data yang di-transmisikan dalam bentuk video atau audiovisual. Video-conference adalah telekomunikasi dengan menggunakan audio dan video sehingga terjadi pertemuan ditempat yang berbeda-beda. Video conference memungkinkan tiap individu bertemu melalui saluran telepon daripada harus bertemu secara langsung, bisa berupa antara dua lokasi yang berbeda(point-to-point) atau mengikutsertakan beberapa lokasi sekalgus di dalam satu ruangan conference(multi-point) .
Video conference berbeda dengan videophone yang memang didesain untuk melayani video antar dua orang secara individu. Teknologi utama yang digunakan dalam sistem video conference adalah kompresi digital dari suara dan video stream yang real time. Pada zaman sekarang videoconference dapat diakses melalui Camfrog, NetMeeting, MSN Messenger, Yahoo Messenger, SightSpeed, Skype.

·         Cara Kerja Video Converence

    Menerima data

Teleconference memungkinkan data dari sumber lain untuk masuk ke sistem Anda melalui koneksi internet dan saluran telepon. Anda akan membutuhkan layar komputer, layar televisi, atau proyektor lain untuk menerima dan menampilkan informasi yang Anda terima. Data yang dikirim keluar dari sumber lain, akan dipecah menjadi bit kecil informasi melalui kompresi codec. Pada proses ini dilakukan pengambilan data dan meletakkannya ke dalam sekelompok kecil paket data yang dapat disalurkan ke layar Anda.
Yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan perangkat untuk menerima bit kompresi informasi yang memadai agar sistem di tempat Anda dapat menangani bandwidth yang dibutuhkan dalam conference Anda. Misalnya, Anda akan memerlukan speaker untuk sistem pendengar  audio yang diterima bersamaan dengan data yang masuk.
Menyiapkan sistem tidak begitu sulit, dan kebanyakan orang telah menggunakan komputer seiring dengan berkembangnya kebutuhan akan informasi yang mereka perlukan untuk berbagi atau menyimpan hasil, selama conference memungkinkan untuk disimpan di sana juga. Sirkuit TV yang tertutup juga sering digunakan untuk kualitas gambar yang lebih baik ketika kelompok-kelompok besar orang terlibat.

    Mengirimkan data

Untuk berbagi foto dan data dari sistem anda dengan orang lain dalam suatu konferensi diperlukan web cam atau segala jenis kamera video dan mikrofon untuk mengirimkan audio. Ini merupakan sarana dasar untuk melihat dan mendengar Anda, meskipun beberapa peralatan  yang diperlukan relative mahal, namun hal itu harus ditempuh jika bisnis Anda memang memerlukan beberapa fitur lebih maju dari teleconferencing video.
Bisa juga digunakan webcam sederhana yang relatif murah, tetapi Anda mungkin memerlukan perekam video yang lebih mahal jika suatu saat Anda memerlukan fitur yang lebih lanjut atau ingin benar-benar berkualitas baik untuk kebutuhan conferencing Anda. Webcam Murah tidak memiliki bandwidth untuk mentransfer informasi pada kualitas yang tinggi yang mungkin Anda dapatkan dengan peralatan yang lebih mahal. Ini hanyalah masalah menganalisa kebutuhan anda dan membeli peralatan yang berkorelasi dengan kualitas yang Anda inginkan.
Proses yang sebenarnya tentang bagaimana satu komputer mengirim informasi dan berbagi dengan yang lain namun menjadi cukup rumit ketika Anda melihat rincian lebih kecil dari informasi yang pecah menjadi 0s dan 1s dan ditransmisikan dalam kelompok-kelompok tertentu, tetapi Anda tidak perlu
Pahami apa yang Anda butuhkan untuk membuat sebuah sistem yang berfungsi dengan kualitas yang cukup tinggi agar sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan berkenalan dengan opsi-opsi fungsi yang disediakan oleh penyedia teleconferencing, akan menjadi modal yang cukup untuk Anda memulai video teleconference.



Sumber : http://cewekkarir.wordpress.com/tag/cara-kerja-video-streaming-dan-video-conference/ diakses pada 8 Januari 2014 20:48 WIB

Senin, 09 Desember 2013

biografi paul mcafee

Biografi john mcAfee - pembuat antivirus mcAfee

John McAfee dilahirkan pada tanggal 18 September 1945 di Inggris dan dibesarkan di Salem wilayah bagian Virginia. Dia merupakan Pembuat dan Pendiri dari perusahaan Anti Virus Komputer McAfee, pria kelahiran Inggris berusia 68 tahun, memang menjadi sosok eksentrik dimana perjalanan hidupnya penuh dengan kontroversi. Hidupnya bagaikan seorang Rockstar, menghilangkan anggapan sebagian orang bahwa seorang maniak komputer seperti dia merupakan seorang kutu buku yang membosankan. Tidak banyak Milyarder yang memiliki tingkah laku seperti dia, dari dikejar kejar polisi, terlibat dalam kasus narkotika, hingga tersangkut kasus pembunuhan. John McAfee menamatkan pendidikan sarjananya di jurusan Matematika di Roanoke College pada tahun 1967 dan di tahun 2008 dia mendapatkan gelar Doktornya di Universitas yang sama. Antara tahun 1968-1970 John McAfee bekerja sebagai programmer di NASA Institute untuk Studi Luar Angkasa di New York City.

Dari NASA, Joh McAfee kemudian bergabung dengan Univac dan berkerja sebagai desainer perangkat lunak dan kemudian setelah itu ia berkerja di Xerox sebagai arsitek sistem operasi . Pada tahun 1978 Jon McAfee bergabung Computer Sciences Corporation sebagai konsultan perangkat lunak. Nasibnya kemudian terus membaik dengan berkerja di perusahaan dirgantara asal AS, bernama Lockheed sebagai desainer perangkat lunak. Saat berkeja sebagai sebagai karyawan di Lockheed, John McAfee kemudian menerima sebuah salinan virus komputer bernama Pakistani Brain. Pakistani Brain atau(c)Brain adalah virus komputer yang muncul pada 1986 dan menyerang sistem File Allocation Table DOS, dikenal juga sebagai boot virus. Virus ini juga dikenal dengan nama Lahore, Pakistani, Pakistani Brain, dan UIUC. Majalah Businessweek saat itu menjuluki virus ini Pakistani flu. Virus ini dibuat oleh Basid dan Amjad Farooq Alvi. PAkistani Brainmerupakan salah satu virus berbahaya pada saat itu. Darisitulah kemudian John McAfee Terdorong untuk membuat perangkat lunak atau sebuah software yang bisa mendeteksi dan menghapus virus secara otomatis. Dan sejak itu pria berkebangsaan Amerika ini tercatat sebagai salah satu yang berhasil menciptakan perangkat lunak anti virus komputer.

Kemudian pada tahun 1987 McAfee mendirikan perusahaan yang di beri nama McAfee Associates. Perusahaan McAfee merupakan perusahaan yang menjadi pionir dalam pendistribusian piranti lunak sebagai anti virus dengan menggunakan model bisnis shareware. Pada tahun 1989 John McAfee keluar dari perusahaan yang membesarkan namanya, Lockheed untuk berkonsentrasi pada perusahaan miliknya yang dijalankan di rumahnya di Santa Clara, California. Di dekade '90an, perusahaannya sukses menjadi industri antivirus yang bernilai miliaran dolar per tahun. Perusahaan McAfee mengalami kejayaan pada tahun 1992 dan dua tahun kemudian tepatnya 1994, McAfee mengundurkan diri dari perusahaan yang dirintisnya. McAfee menjual semua saham miliknya, dan akhirnya perusahaan itu dimerger dengan perusahaan Network


General sebagai pemilik barunya.

John McAfee sangat tertarik pada yoga. John McAfee pernah menjadi instruktur dan menulis beberapa buku tentang yoga. Kecintaannya pada yoga dibuktikan dengan membeli tanah seluas 400 hektar di daerah Colorado untuk membangun properti sekaligus pertapaan yoga-nya. Pada tahun 2009 McAfee pindah ke Belize, sebuah negara kecil di pesisir timur tengah. Di tahun yang sama, tercatat kekayaan sang miliuner turun secara drastis menjadi 4 juta dolar. Meski sosoknya tercatat dalam biografi tokoh dunia namun McAfee sudah benar-benar meninggalkan industri teknologi yang telah membesarkan namanya dan mencatat sebagai sosok yang sukses dengan prilaku kehidupannya yang nyentrik.

Bagaimana tidak dikatakan nyentrik, jika pada miliuner lainnya barangkali lebih menikmati hidup mewah di tengah kota dan mengkoleksi berbagai barang-barang mewah sebagai simbol high class mereka, namun berbeda dengan apa yang dijalani oleh John McAfee. McAfee lebih memilih untuk tinggal di suatu pedalaman Belize, sebuah negara di Kepulauan Karibia. Hidupnya dijalani ibarat dirinya seorang Rambo. McAfee mempunyai hobi keluar masuk hutan dengan membawa senjata. Rumahnya di Belize pernah digerebek polisi atas tuduhan pembuatan obat terlarang. John McAfee juga diketahui berusaha memurnikan "bubuk super perv" atau obat kuat yang dinamakannya MPDV, bahkan menguji coba pada diri sendiri.

Penemu antivirus ini diketahui mempraktekkan 'ibadah' pagan atau memuja berhala dalam perusahaan properti dan di pengasingannya yang dibangun di Belize. Dia juga memelihara kultur seks di perusahaannya, dan membolehkan karyawan saling berhubungan seks di kantor. Selain seks, kehidupan McAfee juga penuh dengan kasus narkotika. Pada November 2012 lalu, Afee menjadi buronan polisi atas tuduhan pembunuhan yang menewaskan ekspatriat Amerika Serikat bernama Gegrory Faull yang merupakan tetangganya sendiri. Sang miliuner ini menjadi buron setelah dikaitkan dengan kasus pembunuhan Faull. Meskipun dalam beberapa wawancara dengan media masa, McAfee menolak tuduhan itu. Pada saat wawancara dengan melalui media telepon, McAfee membantah telah membunuh Faull dan tak berniat mencari perlindungan ke Kedubes AS. Keberadaan McAfee terungkap melalui smartphone Android miliknya yang terdeteksi oleh pihak kepolisian Guatemala. Hingga kemudian polisi Guatemala pun menahan McAfee dengan tuduhan masuk ke Guatemala secara ilegal.

Dari kehidupan John McAfee inilah kemudian menarik minat perusahaan film Warner Bros untuk menggarap film mengenai John McAfee yang memang merupakan sosok kontroversial. Menurut Warner Bros, Pendiri perusahaan antivirus McAfee yang juga mahaguru software antivirus, John McAfee, dianggap sebagai sosok menarik untuk dihadirkan ke layar lebar. Karena itu dua penulis pun didekati, yaitu Scott Alexander dan Larry Karaszewski. Cerita tentang film John McAfee akan diambil dari artikel majalah Wired yang berjudul "John McAfee's Last Stand".

Referensi :

- http://en.wikipedia.org/wiki/John_McAfee
- http://portal.paseban.com/article/67562/anti-virus-komputer
- http://www.adetruna.com/sekilas-tentang-john-mcafee/
- http://tekno.liputan6.com/read/653170/penuh-kontroversi-mahaguru-antivirus-john-mcafee-akan-difilmkan

sumber : http://kolom-biografi.blogspot.com/2013/10/biografi-john-mcafee-pembuat-anti-virus.html